Selasa, 11 Oktober 2016
Gemulai Lentik Tarian Gambyong

Apakah Tari Gambyong itu?
Tari Gambyong adalah salah satu tarian tradisional dari Jawa
Tengah.Tarian ini biasanya digunakan sebagai pembuka suatu acara, bisa dibilang tarian ini sebagai tarian penyambut tamu.Tarian ini biasanya di
lakukan oleh beberapa penari wanita dengan gerakan yang indah dan anggun.Tari
Gambyong ini merupakan tarian pengembangan dari tarian tradisional terdahulu
yaitu Tari Tayub.
Gambyong merupakan
pengembangan dari tari tayub. Unsur keindahan tari ini terletak pada
garis dan gerak yang serba besar.Gerak tangan, kaki dan kepala tampak
lebih indah dan ekspresif karena ditarikan bersamaan. Karena itu tari
Gambyong paling bagus jika ditarikan bersama-sama atau kolosal.
Nama ‘Gambyong’ awalnya merupakan nama dari seorang waranggana
perempuan. Namanya Mas Ajeng Gambyong. Dia sangat piawai dalam menari
dengan gemulai dan luwes. Dia cukup terkenal hampir di seluruh wilayah
Surakarta pada zaman Sinuhun Paku Buwono IV ( 1788 s/d 1820). Si
Gambyong memiliki suara yang indah serta gerakan yang gemulai, sehingga
ia mudah dikenal orang. Semenjak itulah tarian yang dimainkannya
dijuluki tarian Gambyong.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/purnawan/essay-foto-tari-gambyong-kolosal_55b8ed542023bd840c443f20
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/purnawan/essay-foto-tari-gambyong-kolosal_55b8ed542023bd840c443f20
Gambyong merupakan
pengembangan dari tari tayub.Gambyong dilakukan secara beregu, juga biasanya di lakukan oleh sekumpulan perempuan.
Nama ‘Gambyong’ awalnya merupakan nama dari seorang waranggana
perempuan. Namanya Mas Ajeng Gambyong. Dia sangat piawai dalam menari
dengan gemulai dan luwes. Dia cukup terkenal hampir di seluruh wilayah
Surakarta pada zaman Sinuhun Paku Buwono IV ( 1788 s/d 1820). Si
Gambyong memiliki suara yang indah serta gerakan yang gemulai, sehingga
ia mudah dikenal orang. Semenjak itulah tarian yang dimainkannya
dijuluki tarian Gambyong.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/purnawan/essay-foto-tari-gambyong-kolosal_55b8ed542023bd840c443f20
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/purnawan/essay-foto-tari-gambyong-kolosal_55b8ed542023bd840c443f20
Nama ‘Gambyong’ awalnya merupakan nama dari seorang waranggana
perempuan. Namanya Mas Ajeng Gambyong. Dia sangat piawai dalam menari
dengan gemulai dan luwes. Dia cukup terkenal hampir di seluruh wilayah
Surakarta pada zaman Sinuhun Paku Buwono IV ( 1788 s/d 1820). Si
Gambyong memiliki suara yang indah serta gerakan yang gemulai, sehingga
ia mudah dikenal orang. Semenjak itulah tarian yang dimainkannya
dijuluki tarian Gambyong.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/purnawan/essay-foto-tari-gambyong-kolosal_55b8ed542023bd840c443f20
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/purnawan/essay-foto-tari-gambyong-kolosal_55b8ed542023bd840c443f20
Gambyong merupakan
pengembangan dari tari tayub. Unsur keindahan tari ini terletak pada
garis dan gerak yang serba besar.Gerak tangan, kaki dan kepala tampak
lebih indah dan ekspresif karena ditarikan bersamaan. Karena itu tari
Gambyong paling bagus jika ditarikan bersama-sama atau kolosal.
Nama ‘Gambyong’ awalnya merupakan nama dari seorang waranggana
perempuan. Namanya Mas Ajeng Gambyong. Dia sangat piawai dalam menari
dengan gemulai dan luwes. Dia cukup terkenal hampir di seluruh wilayah
Surakarta pada zaman Sinuhun Paku Buwono IV ( 1788 s/d 1820). Si
Gambyong memiliki suara yang indah serta gerakan yang gemulai, sehingga
ia mudah dikenal orang. Semenjak itulah tarian yang dimainkannya
dijuluki tarian Gambyong.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/purnawan/essay-foto-tari-gambyong-kolosal_55b8ed542023bd840c443f20
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/purnawan/essay-foto-tari-gambyong-kolosal_55b8ed542023bd840c443f20
Gambyong merupakan
pengembangan dari tari tayub. Unsur keindahan tari ini terletak pada
garis dan gerak yang serba besar.Gerak tangan, kaki dan kepala tampak
lebih indah dan ekspresif karena ditarikan bersamaan. Karena itu tari
Gambyong paling bagus jika ditarikan bersama-sama atau kolosal.
Nama ‘Gambyong’ awalnya merupakan nama dari seorang waranggana
perempuan. Namanya Mas Ajeng Gambyong. Dia sangat piawai dalam menari
dengan gemulai dan luwes. Dia cukup terkenal hampir di seluruh wilayah
Surakarta pada zaman Sinuhun Paku Buwono IV ( 1788 s/d 1820). Si
Gambyong memiliki suara yang indah serta gerakan yang gemulai, sehingga
ia mudah dikenal orang. Semenjak itulah tarian yang dimainkannya
dijuluki tarian Gambyong.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/purnawan/essay-foto-tari-gambyong-kolosal_55b8ed542023bd840c443f20
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/purnawan/essay-foto-tari-gambyong-kolosal_55b8ed542023bd840c443f20
Gambyong merupakan
pengembangan dari tari tayub. Unsur keindahan tari ini terletak pada
garis dan gerak yang serba besar.Gerak tangan, kaki dan kepala tampak
lebih indah dan ekspresif karena ditarikan bersamaan. Karena itu tari
Gambyong paling bagus jika ditarikan bersama-sama atau kolosal.
Nama ‘Gambyong’ awalnya merupakan nama dari seorang waranggana
perempuan. Namanya Mas Ajeng Gambyong. Dia sangat piawai dalam menari
dengan gemulai dan luwes. Dia cukup terkenal hampir di seluruh wilayah
Surakarta pada zaman Sinuhun Paku Buwono IV ( 1788 s/d 1820). Si
Gambyong memiliki suara yang indah serta gerakan yang gemulai, sehingga
ia mudah dikenal orang. Semenjak itulah tarian yang dimainkannya
dijuluki tarian Gambyong.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/purnawan/essay-foto-tari-gambyong-kolosal_55b8ed542023bd840c443f20
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/purnawan/essay-foto-tari-gambyong-kolosal_55b8ed542023bd840c443f20
Gambyong merupakan
pengembangan dari tari tayub. Unsur keindahan tari ini terletak pada
garis dan gerak yang serba besar.Gerak tangan, kaki dan kepala tampak
lebih indah dan ekspresif karena ditarikan bersamaan. Karena itu tari
Gambyong paling bagus jika ditarikan bersama-sama atau kolosal.
Nama ‘Gambyong’ awalnya merupakan nama dari seorang waranggana
perempuan. Namanya Mas Ajeng Gambyong. Dia sangat piawai dalam menari
dengan gemulai dan luwes. Dia cukup terkenal hampir di seluruh wilayah
Surakarta pada zaman Sinuhun Paku Buwono IV ( 1788 s/d 1820). Si
Gambyong memiliki suara yang indah serta gerakan yang gemulai, sehingga
ia mudah dikenal orang. Semenjak itulah tarian yang dimainkannya
dijuluki tarian Gambyong.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/purnawan/essay-foto-tari-gambyong-kolosal_55b8ed542023bd840c443f20
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/purnawan/essay-foto-tari-gambyong-kolosal_55b8ed542023bd840c443f20
Asal usul Gambyong
Gambyong merupakan pengembangan dari tari tayub. Unsur keindahan tari
ini terletak pada garis dan gerak yang serba besar.Gerak tangan, kaki
dan kepala tampak lebih indah dan ekspresif karena ditarikan bersamaan.
Karena itu tari Gambyong paling bagus jika ditarikan bersama-sama atau
kolosal.
Nama ‘Gambyong’ awalnya merupakan nama dari seorang waranggana
perempuan. Namanya Mas Ajeng Gambyong. Dia sangat piawai dalam menari
dengan gemulai dan luwes. Dia cukup terkenal hampir di seluruh wilayah
Surakarta pada zaman Sinuhun Paku Buwono IV ( 1788 s/d 1820). Si
Gambyong memiliki suara yang indah serta gerakan yang gemulai, sehingga
ia mudah dikenal orang. Semenjak itulah tarian yang dimainkannya
dijuluki tarian Gambyong.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/purnawan/essay-foto-tari-gambyong-kolosal_55b8ed542023bd840c443f20
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/purnawan/essay-foto-tari-gambyong-kolosal_55b8ed542023bd840c443f20
Asal usul Gambyong
Gambyong merupakan pengembangan dari tari tayub. Unsur keindahan tari
ini terletak pada garis dan gerak yang serba besar.Gerak tangan, kaki
dan kepala tampak lebih indah dan ekspresif karena ditarikan bersamaan.
Karena itu tari Gambyong paling bagus jika ditarikan bersama-sama atau
kolosal.
Nama ‘Gambyong’ awalnya merupakan nama dari seorang waranggana
perempuan. Namanya Mas Ajeng Gambyong. Dia sangat piawai dalam menari
dengan gemulai dan luwes. Dia cukup terkenal hampir di seluruh wilayah
Surakarta pada zaman Sinuhun Paku Buwono IV ( 1788 s/d 1820). Si
Gambyong memiliki suara yang indah serta gerakan yang gemulai, sehingga
ia mudah dikenal orang. Semenjak itulah tarian yang dimainkannya
dijuluki tarian Gambyong.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/purnawan/essay-foto-tari-gambyong-kolosal_55b8ed542023bd840c443f20
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/purnawan/essay-foto-tari-gambyong-kolosal_55b8ed542023bd840c443f20
Asal usul Gambyong
Gambyong merupakan pengembangan dari tari tayub. Unsur keindahan tari
ini terletak pada garis dan gerak yang serba besar.Gerak tangan, kaki
dan kepala tampak lebih indah dan ekspresif karena ditarikan bersamaan.
Karena itu tari Gambyong paling bagus jika ditarikan bersama-sama atau
kolosal.
Nama ‘Gambyong’ awalnya merupakan nama dari seorang waranggana
perempuan. Namanya Mas Ajeng Gambyong. Dia sangat piawai dalam menari
dengan gemulai dan luwes. Dia cukup terkenal hampir di seluruh wilayah
Surakarta pada zaman Sinuhun Paku Buwono IV ( 1788 s/d 1820). Si
Gambyong memiliki suara yang indah serta gerakan yang gemulai, sehingga
ia mudah dikenal orang. Semenjak itulah tarian yang dimainkannya
dijuluki tarian Gambyong.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/purnawan/essay-foto-tari-gambyong-kolosal_55b8ed542023bd840c443
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/purnawan/essay-foto-tari-gambyong-kolosal_55b8ed542023bd840c443
Asal usul Gambyong
Gambyong merupakan pengembangan dari tari tayub. Unsur keindahan tari
ini terletak pada garis dan gerak yang serba besar.Gerak tangan, kaki
dan kepala tampak lebih indah dan ekspresif karena ditarikan bersamaan.
Karena itu tari Gambyong paling bagus jika ditarikan bersama-sama atau
kolosal.
Nama ‘Gambyong’ awalnya merupakan nama dari seorang waranggana
perempuan. Namanya Mas Ajeng Gambyong. Dia sangat piawai dalam menari
dengan gemulai dan luwes. Dia cukup terkenal hampir di seluruh wilayah
Surakarta pada zaman Sinuhun Paku Buwono IV ( 1788 s/d 1820). Si
Gambyong memiliki suara yang indah serta gerakan yang gemulai, sehingga
ia mudah dikenal orang. Semenjak itulah tarian yang dimainkannya
dijuluki tarian Gambyong.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/purnawan/essay-foto-tari-gambyong-kolosal_55b8ed542023bd840c443f20
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/purnawan/essay-foto-tari-gambyong-kolosal_55b8ed542023bd840c443f20

(sumber:https://pbs.twimg.com/media/BzecE4QCMAA2WLm.jpg)
Asal usul tari Gambyong
Menurut sejarahnya, Nama Tari Gambyong ini di ambil dari
nama seorang penari tledek yang
bernama Gambyong. Selain
kecantikanya, gambyong juga memiliki suara indah dan gerakan yang gemulai
sehingga banyak dikenali oleh masyarakat pada jaman itu. Atas permintaan dari Sinuhun Paku Buwono IV yang memerintah
kesunanan Surakarta, gambyong mengadakan pementasan di lingkungan kraton
Surakarta. Sejak saat itu tarian yang di bawakan oleh gambyong tersebut
dinamakan Tari Gambyong.
Gambyong merupakan
pengembangan dari tari tayub. Unsur keindahan tari ini terletak pada
garis dan gerak yang serba besar.Gerak tangan, kaki dan kepala tampak
lebih indah dan ekspresif karena ditarikan bersamaan. Karena itu tari
Gambyong paling bagus jika ditarikan bersama-sama atau kolosal.
Nama ‘Gambyong’ awalnya merupakan nama dari seorang waranggana
perempuan. Namanya Mas Ajeng Gambyong. Dia sangat piawai dalam menari
dengan gemulai dan luwes. Dia cukup terkenal hampir di seluruh wilayah
Surakarta pada zaman Sinuhun Paku Buwono IV ( 1788 s/d 1820). Si
Gambyong memiliki suara yang indah serta gerakan yang gemulai, sehingga
ia mudah dikenal orang. Semenjak itulah tarian yang dimainkannya
dijuluki tarian Gambyong.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/purnawan/essay-foto-tari-gambyong-kolosal_55b8ed542023bd840c443f20
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/purnawan/essay-foto-tari-gambyong-kolosal_55b8ed542023bd840c443f20
Gambyong merupakan
pengembangan dari tari tayub. Unsur keindahan tari ini terletak pada
garis dan gerak yang serba besar.Gerak tangan, kaki dan kepala tampak
lebih indah dan ekspresif karena ditarikan bersamaan. Karena itu tari
Gambyong paling bagus jika ditarikan bersama-sama atau kolosal.
Nama ‘Gambyong’ awalnya merupakan nama dari seorang waranggana
perempuan. Namanya Mas Ajeng Gambyong. Dia sangat piawai dalam menari
dengan gemulai dan luwes. Dia cukup terkenal hampir di seluruh wilayah
Surakarta pada zaman Sinuhun Paku Buwono IV ( 1788 s/d 1820). Si
Gambyong memiliki suara yang indah serta gerakan yang gemulai, sehingga
ia mudah dikenal orang. Semenjak itulah tarian yang dimainkannya
dijuluki tarian Gambyong.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/purnawan/essay-foto-tari-gambyong-kolosal_55b8ed542023bd840c443f20
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/purnawan/essay-foto-tari-gambyong-kolosal_55b8ed542023bd840c443f20
Gerakan dalam Tari Gambyong lebih memainkan gerakan pada
kaki, tangan, tubuh dan kepala. Untuk gerakan dasar yang menjadi ciri khas Tari
Gambyong adalah gerakan kepala dan tangan. Pandangan mata penari sering menuju ke
arah jari tangan seiring dengan gerakan tangannya. Pada gerakan kaki bergerak
secara harmonis. Dengan gerakan bertempo pelan penari menari lemah gemulai
menggambarkan sebuah keindahan dan kelembutan seorang wanita.
Pada pertunjukannya, Tari Gambyong terdiri dari tiga bagian
yaitu maju beksan (gerakan awal), beksan (gerakan utama) dan mundur beksan ( gerakan penutup). Saat menari,
penari sering memperlihatkan ekspresi wajah yang anggun dengan riasan wajah dan
senyum sapa yang cantik. Selain itu penari gambyong juga di balut dengan busana
cantik seperti kemben pada bagian
atas dan kain bermotif batik pada
bagian bawahnya. Pada di lengkapi dengan selendang yang di gunakan untuk
menari. Selain itu di hiasi dengan asesoris berupa gelang, anting dan kembang
yang di rangkai. pada bagian kepala biasanya menggunakan sanggul dan wajah yang di rias dengan tata rias khas Jawa sehingga
menambah kecantikan para penarinya. Untuk busana para penari gambyong ini
identik dengan nuansa warna kuning dan hijau sebagai simbol kemakmuran dan
kesuburan.
Pada pertunjukannya,
Tari Gambyong di iringi dengan musik pengiring Gamelan. Instrument yang di gunakan adalah kempul, kendang, kenong, gong, gender dan lain – lain. instrument yang
sangat penting dalam mengiringi tarian ini adalah kendang, karena gerakan dalam tarian ini harus di selaraskan dengan
suara kendang. Sehingga di butuhkan penabuh kendang yang mampu memadukan
gerakan dan menyelaraskan dengan instrument lainnya.
Dalam perkembangannya, Tari Gambyong ini memang berawal
dari tarian tledek. Namun setelah
ditata ulang dan di bakukan gerakannya, Tari Gambyong menjadi salah satu tarian
tradisional kebanggaan masyarakat Jawa Tengah terutama Surakarta. Tarian ini sering di tampilkan pada acara pernikahan
adat, penyambutan tamu dan acara kesenian budaya di Jawa Tengah.
Nah cukup sekian pengenalan tentang “Tari Gambyong Tarian Tradisional dari Jawa Tengah”. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan anda
tentang tarian tradisional di Indonesia.
CINTAI DAN LESTARIKAN KESENIAN TRADISIONAL DI INDONESIA!
BANGGALAH TERHADAP KEBUDAYAAN BANGSA
BANGGALAH TERHADAP KEBUDAYAAN BANGSA
Langganan:
Postingan (Atom)
